Pages

Saturday, February 8, 2014

Alasan Orang-orang jadi Posesif

#23abfc




Mendengar kata posesif, sepertinya membuat kita tidak nyaman. Rasa ingin memiliki secara berlebihan dari pasangan justru membuat kita menjadi terganggu. Bahkan bisa memicu kebencian terhadap pasangan. Kepercayaan yang kuat merupakan kekuatan dalam sebuah hubungan. Kenapa seseorang bisa menjadi posesif? Mari kita telusuri asalnya:

Takut kehilangan

Perasaan takut kehilangan yang begitu besar terhadap orang yang dicintai dapat menyebabkan seseorang bersikap posesif kepada pasangannya. Bahkan cenderung melakukan berbagai macam cara untuk mempertahankannya.

Pernah gagal dalam menjalin hubungan

Pengalaman seseorang yang gagal dalam hubungan sebelumnya membuat seseorang lebih bersikap protektif terhadap pasangan yang sekarang. Tidak ingin gagal lagi (trauma), menurut dia, bersikap posesif adalah satu-satunya cara paling aman untuk mepertahankan hubungan.

Pernah dikhianati

Perasaan sakit hati atau patah hati karena dikhianati dalam hubungan cinta yang terdahulu selalu membekas dalam diri seseorang. Tidak mau mengalami nasib serupa, mereka memilih untuk bersikap posesif agar tidak disakiti lagi. Mengekang, mengatur, dan memperlakukan pasangan sesuai dengan keinginannya.

Kehilangan figur yang disayangi

Kehilangan figur atau sosok yang disayangi dan yang menyayangi memberikan dampak psikologis yang luar biasa bagi sebagian orang. Misalnya kehilangan sosok Ayah atau Ibu. Ketika mereka menjalin hubungan dan menemukan figur yang diingini dalam diri pasangannya, hal yang terjadi adalah sikap posesif sebagai bentuk proteksi agar dia tidak kehilangan lagi.

Merasa memiliki

Sebagian orang beranggapan ketika menjalin hubungan dengan seseorang, mereka sudah menguasai orang tersebut (pasangan) sepenuhnya. Padahal setiap individu adalah bebas, merdeka. Apalagi kala hubungan itu masih sebatas hubungan yang belum resmi, semisal pacaran.[tempo]

No comments:

Post a Comment